Prestasi Mahasiswa Unimus Tingkat Nasional 2017

SEMARANG-Mahasiswa S1 Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ( FMIPA ) Universitas Muhammadiyah Semarang ( Unimus ), berhasil meraih prestasi nasional dalam bidang akademik dan non akademik.

Prestasi akademik diraih oleh tim Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kimia ( Himadikmia ). Proposal Program Hibah Bina Desa ( PHBD ) berjudul Pro Environtmental Agent Mewujudkan Desa Ekowisata Asinan, karya mereka berhasil meraih hibah Kemenristek Dikti dan mewakili Unimus di tingkat nasional.

Sedangkan prestasi non akademik diraih oleh dua tim mahasiswa Pendidikan Kimia, yang juga masih dibawah bimbingan dosen program studi S1 Pendidikan Kimia Eko Yuliyanto. Mereka berhasil lolos hibah Program Kewirausahaan Indonesia  ( PMWI ) di bidang Kompetisi Bisnis Indonesia ( KBMI ) tingkat nasional 2017. Program ini diselenggarakan untuk menumbuhkankembangkan wirausahawan muda, dengan didanai oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan ( Belmawa ) Kemenristek Dikti. Tim pertama peraih hibah KBMI pada kategori produksi/budidaya dengan judul program Marwa Collection for Muslimah Syar’I Daily Wear. Tim yang diketuai oleh Ria Hadri Anti dengan anggota Laily Inayah, Budi Utomo, dan Abu To’at, tersebut merupakan industry kreatif berupa pembuatan t-shirt dengan system pre-order, penyediaan jilbab, dan khimar yang syar’i. Kesemuanya menggunakan desain elegan perpduan batik nusantara, denga pemasaran melalui media e-comerce dan online.

Sementara, tim kedua peraih hibah KBMI pada kategori industry kreatif “ Pro Molymod Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Model Molekul”, yang diketuai Putri Rochayati dengan anggota Atika Sis Rahmawati, Lia Herlina, dan Sri Lestari.

“Pro Molymod merupakan produk model molekul dari hasil pengolahan sampah botol plastik. Salah satu metode yang diterapkan yaitu recycle. Metode ini dipilih karena sampah plastik yang ada disekeliling belum termanfaatkan secara optimal, sehingga perluny pengolahan yang meiliki ekonomis. Model ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran siswa, untuk mempelajari konsep bentuk molekul secara tiga dimensi”,pungkas ketua tim Putri Rochayati.

 Repost By : Abu To’at